Exploring Mangrove Forest

Haiii guys!!!Kali ini The SanMar’s Earth Heroes a.k.a Duta Lingkungan ‘nglencer’ ke Hutan Bakau,tepatnya ada di dekat perumahan Wiguna,tapi masuk lagi sampai ke perkampungannya.

Waktu sampai ke tempatnya,ada kali yang biasa digunakan warga perkampungan ini untuk buang hajat.Wiwh!!Waktu pertama kali ngliatnya udah kebayang banget,kalau sampe ‘nyemplung’ gimana ya??EeUuHhh..>.<

Tapi tekad buat menjelajah Hutan Bakau ini ngalahin rasa jijik tadi(owaszzz..)

Setelah kurang lebih 15 menit menunggu perahu yang akan membawa kami ke menjelajah Hutan Bakau ini tiba juga.

Kami naik ke perahu,dari perahu kami bisa melihat di sekeliling kami banyak sekali tanaman Bakau(ya iyalahh..),yang saat ini banyak ditebangi oleh para pengusaha kayu untuk dijual,maupun digunakan warga sekitar sebagai kayu bakar,terutama pembuat arang.Selain itu,kulit kayu bakau mengandung tanin yang digunakan sebagai bahan penyamak. Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawapayau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuraHutan Bakaun ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu. berair

Ekosistem hutan bakau bersifat khas, baik karena adanya pelumpuran tadi–yang mengakibatkan kurangnya aerasi tanah; salinitas tanahnya yang tinggi; serta mengalami daur penggenangan oleh pasang-surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang bertahan hidup di tempat semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan evolusi.

Hari smakin siang..Paaannaaass banget!Tapi untung aja ada angin sepoi-sepoi,yang lebih tapatnya angin yang bikin ngantuk..hhe.

Perahu berjalan menyusuri hilir sungai.Btw,ada hewan berwarna putih di sekeliling kami!kami merasa seperti disambut oleh pasukan Burung Bangau(hoho^o^) yang berjejer di sepanjang sungai..

So Beautiful!Namun sayang,setelah melihat bangau yang cantik tadi dan beberapa hewan yang hidup di ekosistem bakau(udang,kepiting,burung,siput,serangga,biawak,dsb.)kami melihat sesuatu yang sangat membuat kami jengkel,yaitu SAMPAH.Banyak sekali warga di sana yang sangat tidak mementingkan kebersihan,di sepanjang kali ini,membuat pemandangan yang indah menjadi terganggu karena banyaknya sampah.Bagi kalian semua,jangan buang sampah sembarangan ya..,jaga juga ekosistem hutan bakau ini,coz..hutan bakau berguna buat mengurang abrasi air laut.

Huff~Akhirnya,perjalanan kami usai sudah.Pengalaman ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi kami semua.And they lived happily ever after(ga nyamboenk,hwakaka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: