Investigasi Kali Surabaya

Hellow, teman-teman..! pa kabar neh?? Kali ini, buat majalah Ecosophy yang kedua, kita bakal mbahas tentang observasi..

Kebetulan nih, para anak-anak Dulink plus 2 pendamping dari Ecoton(udah di bahas di edisi kemarin) serat 2 pembina tercinta kita, observasi ke Kali Surabaya, Pabrik Kertas “Parah Banget” (Bukan nama sebenarnya), n Pabrik sabun di Gresik. Pendampingnya Pak Prigi, Pak Andre, dan Pak Arifin, Tentu aja Pak Martinus dan Bu Lusi.

  1. Kali Surabaya

Sabtu (15/11), sekitar pukul 11.15, 28 anak Dulink, Pak Martinus, Bu Lucia, n pak sopir udah pada di mobil, siap berangkat ke Kali Surabaya n Pabrik Kertas “Parah Banget”. Kali ini, kita make 2 mobil.

Setengah jam kemudiaKali Surabayan, kita nyampe di Posko Ijo, markas Pak Prigi, Pak Arifin, dan Pak Andre. Hehehehe.. Kita jemput ke3 bapak-bapak itu dan meluncur ke Kali Surabaya, tempat observasi di lakukan.

Sampai di tujuan, hari mulai, terik n panasnya gak mau kompromi. Untung aja, di sana rindang banget. Tapi tetep aja, udaranya panas bukan main. Itulah dampak dari Global Warming.

Temen-temen, kalian tau gak, ternyata Kali Surabaya tuh panjangnya sampe 42 km lho.. 92% air Kali ini di gunakan sebagai bahan baku air PDAM / bahan baku air lebih dari 1.000.000 orang. Woow..!! nah, masalahnya 80% air Kali itu dah tercemar akibat pencemaran dari pabrik-pabrik industri. Soo.. itu artinya kita (aku n kamu) minum limbah pabrik yang belum di olah ><

Padahal, sebenarnya, kalopun limbah itu udah di olah, B3 (Bahan Bahan Berbahaya)nya gak bias ilang, bersih begitu aja… Merkuri, besi, timah, n logam-logam berat lainnya termasuk B3. Jadi, kalopun air putih kalian minum kliahatannya jernih, ya Cuma warnanya aja yang bening Isinya sih y tetep B3 itu tadi.

O ya , sekedar informasi, di sana tuh bau tengik, airnya keruh banget, n suhunya anget, cenderung panas

A.1 Penelitian AIR

Untuk ngasi bukti ke kalian bahwa Kali Surabaya dah tercemar, Dulink ngelakukin penelitian air n penelitian invertebrata apa aja yang bias bertahan di air tercemar itu.

Alat alat buat meneliti air ada 3, yaitu :

  1. DO (Dissolved Oxygen) buat ngukur kandungan oksigen terlarut. Makin kecil angkanya, makin sedikit kadar oksigen yang terlarut pada air itu.
  2. Turbidity buat ngukur kadar kekeruhan. Makin besar angkanya, makin keruh air itu.
  3. PH buat ngukur kadar asam basa / kualitas air.

Kenyataanya, oksigen di air yang deket sebuah pabrik Cuma 2 ppm, kekeruhannya mencapai > 100jtu, n kualitas airnya 6.5 asam. Padahal, seperti yang kita tau, asam lebih jahat lho daripada basa.

Semua itu akibat pabrik-pabrik yang ga mau nyalain alat pengolah limbahnya. Kebetulan, kita mendapati sebuah pabrik kertas yang lagi enak-enaknya buang limbah. Nah, air itulah yang udah l\kita teliti.

Untuk pembanding, kita juga ngambil air lagi, jaraknya sekitar 3m dari limbah pabrik tadi. Hasilnya, kadar oksigennya naik jadi 3ppm, kekeuhannya 90jtu, n kualitas airnya 7.5 basa.

A.2                 Penelitian ekosistem

Next, kita neliti para Invertebrata (para mahluk tak bertulang punggung). Ada banyak banget invertebrata di Kali Surabaya, kepiting, udang, siput / keong, lintah, bentos (kepompong capung), dll. Bagian dariPak Prigi & Pak Andre ekosistem Kali itu. Sungguh menawan, walopun udah banyak pencemaran, para mahluk hidup itu masih berjuang menyesuaikan diri di tempat Kali Surabaya yang berlimbah.

Sebelumnya kita udah tau kalo ada 2 jenis ikan yang tinggal di Kali Surabaya. Ada si Badi a.k.a Bader (Peuntius Javanicus) dan si Beti a.k.a Betik (Anabas Testudines). Mereka tuh berlawanan banget. Badi lebih bersih, dia Cuma bisa hidup di air keruh, oksigen banyak, kadar cemar <250. Beda banget sama Beti yang bisa di air keruh, oksigen dikit, n kadar cemar tinggi >300.

Kali Surabaya yang merupakan anak sungai dari Kali Brantas harusnya bisa jadi salah satu tempat wisata yang menarik. Namun, karena tindakan para manusia yang berpikiran pendek, kini, Kali itu hanya kumpulan air yang keruh tak terawat, Kali yang kotor dan bau. Bahkan, Badi lebih pintar dari manusia berpikiran pendek itu. xD

  1. PABRIK SABUN

Pabrik sabun yang para Dulink kunjungi merupakan salah satu sabun merk terkenal di Surabaya. Sayangnya, lingkungannya tak sebagus merknya. Mereka dengan sangat tenang membuang limbah ke Kali Tengah. Padahal tanpa limbah merekapun, Kali tengah sudah menjadi sumber limbah Kali Surabaya.

Sekitar 60 pabrik Industri berdiri di kiri kanan Kali Tengah yang panjangnya 15km itu. Parahnya, 90% dari pabrik itu gak punya alat pengolah limbah dan kalopun mereka punya, toh mereka gak mau ngaktifin alat pengolah limbah itu. Alasannya, apalagi kalo bukan karena prinsip ekonomi. Ingin mengeluarkan biaya sedikit mungkin untuk mendapatkan laba sebesar mungkin. Padahal, berapa sih, biaya buat ngaktifin alat pengolah limbah??

Hasil Penyelidikan

Saat kami turun, kami langsung menemukan sungai yang cukup keruh. Berbekal peralatan tadi, kami periksa air yang ada di sana. Hasilnya, kadar oksigennya Cuma 1ppm, kekeruhannya masih 40jtu, n kualitas airnya 8.5 basa. Belum parahlah..

Jalan 1km, deket pabrik sabun, kadar oksigennya 3ppm, kekeruhannya >100jtu, n kualitasnya 6.5 asam. Sekitar 2km, tepat di pabik tujuan, kadar oksigennya mencapai 1ppm, kekeruhannya 60jtu (karena pabrik sabun, airnya tidak terlalu keruh), n kualitasnya mencapai 12 basa. Wuiiih….!!

Kami terus berjalanSawah Tercemar melewati sungai-sungai kering dan keruh. Sampai akhirnya terdapat hamparan sawah yang luas. Begitu lusanya sampai membuat kita tergoda ingin ke sana. Namun, bayangan sawah yang subur n hijau makmur lenyap seketika ketika ada hamparan sawah yang kering, tanahnya sampai retak-retak parah. Huuuff..

Itulah dampak dari limbah pabrik-pabrik yang belum di olah. Menyeramkan! Bayangkan, kalo Negara kita yang katanya agraris ini, sawahnya kayak gitu semua. Kering kerontang gak terawatt. Apa kata dunia??? Wkwkwkwkwk…^^

Soo.. dari sekarang, cintailah lingkungan kalian!! Bebaskan lingkungan kita dari sampah. Terutama hindari pemakaian air secara boros dan jangan buang sampah di saluran air atau kali!! Merusak tauu..! ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: